Dosen BKI Aktif Ikuti Pembinaan : Wujudkan Empowered Lecturers menuju World-Class University

Gresik – Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Institut Al
Azhar Menganti kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu
dosen melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pembinaan dosen bertajuk
“Empowered Lecturers, World-Class University”. Kegiatan ini diselenggarakan
langsung oleh Institut Al Azhar Menganti pada Sabtu (21/09), bertempat di GB
Aula 2 Institut Al Azhar Menganti. Acara dimulai pukul 10.00 WIB sampai dengan
pukul 12.00 WIB.
Acara resmi dibuka oleh Rektor Institut Al Azhar Menganti, Dr. H. Imam Bahrozi,
MM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran dosen sebagai
garda terdepan dalam mencetak generasi emas bangsa. Menurutnya, dosen
bukan hanya pengajar, melainkan juga penggerak perubahan yang harus terus
berinovasi, menguasai perkembangan keilmuan, serta memiliki integritas tinggi.
Turut hadir Ketua Yayasan Institut Al Azhar Menganti Gresik, Dr. H. Mulyadi, MM.
Dalam pesannya, beliau menegaskan komitmen yayasan untuk mendukung
penuh pengembangan mutu dosen dan institusi. “Kami percaya, dosen yang
berdaya (empowered lecturers) akan menjadi fondasi kokoh bagi terwujudnya
Institut Al Azhar Menganti sebagai kampus yang berdaya saing global,” ujarnya.
Ketua Senat Institut Al Azhar Menganti Gresik, Dr. Sutono, M.Pd.I, ME, juga
memberikan sambutan hangat. Ia menekankan bahwa cita-cita menjadi worldclass university hanya dapat dicapai dengan membangun budaya akademik yang
sehat, kolaboratif, dan inovatif. “Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan institusi
adalah kunci agar visi besar ini dapat terealisasi,” tegasnya.
Materi inti pembinaan disampaikan oleh narasumber utama, Prof. Dr. Amin
Suyitno, M.Ag., yang mengupas secara mendalam mengenai peran dosen
berdaya (empowered lecturers) dalam mengantarkan perguruan tinggi menuju
world-class university. Beliau menjelaskan, dosen berdaya adalah mereka yang
mampu mengembangkan kapasitas diri secara berkelanjutan, menghasilkan
karya akademik yang bereputasi, serta aktif berkontribusi dalam jejaring
kolaborasi internasional.
Lebih lanjut, Prof. Amin menekankan bahwa dosen yang berdaya harus memiliki
tiga karakter utama: kompetensi akademik yang unggul, komitmen moral yang
kuat, serta kemampuan adaptif terhadap tantangan global. “Dosen yang berdaya
bukan sekadar mengikuti arus, melainkan mampu menjadi agen perubahan yang
mendorong universitas ke arah yang lebih maju dan berkelas dunia,” ungkapnya.
Kegiatan pembinaan ini berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh
antusiasme dari para peserta, khususnya dosen BKI. Melalui forum ini,
diharapkan dosen BKI semakin termotivasi untuk terus mengembangkan
kapasitas akademik, meningkatkan kualitas pengajaran, serta berkontribusi nyata
dalam mewujudkan visi besar Institut Al Azhar Menganti Gresik sebagai worldclass university. (Amalya)