Nilai Keislaman sebagai Pilar Ketahanan Keluarga di era Digital | ICONICS 2025

Associate Professor Dr. Norazlina Binti Zakaria dari Malaysia dengan topik Theological Foundations of Family Resilience in Islam: Guidance for The Digital Age menegaskan bahwa ketahanan keluarga dalam Islam bertumpu pada fondasi teologis yang kokoh. Dalam era digital, penting bagi keluarga muslim untuk menyesuaikan nilai-nilai Islam yang dianggap sebagai pilar dalam menghadapi tantangan modern tanpa kehilangan identitas spiritual. Pilar tersebut berpacu pada rukun iman yang mana berisikan tauhid dan keesaan Allah yang menumbuhkan rasa memiliki dan tujuan yang mendalam dalam keluarga, kepercayaan kepada malaikat yang mendorong kesadaran perilaku positif dan menumbuhkan tanggung jawab, serta menjadikan teladan ajaran nabi dimana anggota keluarga menunjukkan bagaimana menjaga hubungan keluarga yang kuat berdasarkan kasih sayang, keadilan, dan rasa hormat. Dengan mengikuti teladan para nabi, keluarga dapat menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, dan kebaikan pada anak-anak, serta menumbuhkan perkembangan spiritual dan emosional mereka.
Selain nilai-nilai islam, terdapat faktor lain yang menjadi kunci ketahanan keluarga seperti organisasi dan fleksibilitas dalam keluarga, kohesi dan keterhubungan antar anggota, dukungan sosial dan komunitas, komunikasi serta pemecahan masalah, sistem keyakinan keluarga sebagai fondasi utama. (Miftah)