Prodi BKI Aktif Sukseskan PKKMB FDP ISTAZ 2025: Semangat Baru, Materi Inspiratif, dan Sinergi Akademik

Gresik – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Psikologi (FDP) Institut Al Azhar Menganti (ISTAZ) turut aktif berperan dalam menyukseskan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Minggu, 31 Agustus 2025. Bertempat di Ruang PPDB ISTAZ, kegiatan ini mengusung tema “Langkah Awal Menuju Insan Akademis yang Berkarakter dan Berprestasi.” Meski BKI termasuk prodi baru di FDP ISTAZ, semangat sivitas akademika menunjukkan energi positif yang luar biasa. Hal ini terlihat dari antusiasme mahasiswa baru, dukungan penuh para dosen, serta keterlibatan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) yang mengawal jalannya acara dengan baik. Kolaborasi ini menegaskan bahwa prodi BKI memiliki arah pengembangan akademik yang jelas sekaligus menumbuhkan kultur kebersamaan yang kokoh.

          Dalam sesi sosialisasi, pimpinan fakultas menyampaikan visi-misi FDP yang menekankan integrasi ilmu dakwah dan psikologi berbasis nilai-nilai Islam. Dilanjutkan oleh Kapordi BKI, M. Indra Adi Gunawan, M.Pd., yang memaparkan visi-misi prodi BKI: mencetak konselor muslim profesional yang tidak hanya menguasai keterampilan konseling, tetapi juga mampu menanamkan nilai akhlak, spiritualitas, dan kepekaan sosial. Ia menekankan bahwa BKI hadir untuk menjawab tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi dinamika kehidupan modern yang sarat dengan problematika psikologis dan spiritual. Selain itu, sejumlah materi akademik turut memperkaya wawasan mahasiswa baru. Mulai dari materi pertama yang disampaikan oleh Budi Laukanine, S.H., M.H. menguraikan pentingnya menghadapi peradaban global dengan sikap moderasi beragama. Ia menegaskan bahwa mahasiswa perlu mengembangkan daya kritis, keterbukaan, serta kemampuan berdialog lintas perbedaan, tanpa kehilangan jati diri keislaman.

Materi kedua disampaikan oleh H. Ahmad Zaimin, M.Pd.I. memberikan motivasi tentang pentingnya membangun semangat belajar, daya tahan mental, dan ketekunan. Menurutnya, mahasiswa baru harus memiliki mental growth mindset agar mampu bertahan di tengah tantangan akademik maupun sosial. Dilanjutkan dengan materi yang ketiga oleh Miftahul Jannah, S.Sos., M.Pd. membahas prospek karier lulusan. Ia menjelaskan bahwa lulusan FDP, termasuk BKI, berpeluang besar berkiprah sebagai konselor, pendidik, pendamping masyarakat, maupun praktisi psikososial yang dibutuhkan di berbagai lembaga pendidikan, sosial, dan keagamaan. Kegiatan ini juga diperkaya dengan academic orientation, sesi berbagi pengalaman mahasiswa semester tiga bertajuk “Tips Sukses Kuliah dan Adaptasi di Dunia Kampus,” serta berbagai ice breaking dan games kekompakan yang dirancang untuk memperkuat keakraban. Peran Himpunan Mahasiswa sangat vital dalam membantu panitia: mulai dari menyusun rundown, mendampingi mahasiswa baru, hingga menampilkan pentas seni yang menyemarakkan suasana. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan. Melalui kegiatan PKKMB ini, Prodi BKI FDP ISTAZ menegaskan posisinya sebagai prodi baru yang penuh energi, progresif, dan siap mencetak konselor muslim yang berkarakter, berwawasan luas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Amalya)