(BKI) menunjukkan komitmen akademiknya dengan turut serta dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam (PABKI). Kegiatan ini dilaksanakan pada (18–20/9/2025) bertempat di Hotel Excotel Surabaya, dan dihadiri oleh 58 dosen perwakilan dari 24 Universitas Islam negeri dan swasta yang memiliki Program Studi BKI dan BPI di seluruh Indonesia. ISTAZ diwakili oleh lima dosen BKI, yaitu Sekretaris Prodi BKI, Lailatul Sifa’ur Rohmah, S.Pd.I., M.Psi, serta Dosen Fakultas Dakwah dan Psikologi, Miftahul Jannah, Sos., M.Pd, Muhammad Ali Najich, S.Sos., M.Pd., Gr, Lailatul Nikmah, S.Sos., M.Pd., Gr, Amalya El Fatihah Djovana, M.Pd.Kehadiran kelima dosen menjadi representasi peran aktif ISTAZ Menganti Gresik dalam proses perumusan kurikulum nasional BKI yang berbasis Outcome-Based Education (OBE). Fokus Pembahasan Mukernas, Perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Prodi BKI secara nasional, Penyusunan bahan kajian utama yang menjadi rujukan kurikulum OBE, dan Penyepakatan mata kuliah inti yang berlaku sebagai standar minimal untuk seluruh anggota PABKI.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. phil. Sahiron, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa penguatan kurikulum Prodi BKI harus diarahkan untuk menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan masyarakat serta perkembangan keilmuan konseling Islam secara global. Sebagai peserta aktif, perwakilan ISTAZ terlibat dalam diskusi intensif, pembahasan substansi CPL, serta penyusunan struktur kurikulum berbasis hasil belajar. Dalam forum pleno dan diskusi kelompok, ISTAZ turut mengusulkan penyesuaian beberapa komponen CPL agar lebih kontekstual dengan kebutuhan sosial-keagamaan masyarakat Indonesia, terutama di wilayah pesantren dan pendidikan Islam berbasis komunitas.
Sekretaris Prodi BKI ISTAZ, Lailatul Sifa’ur Rohmah, S.Pd.I., M.Psi, menyampaikan bahwa keterlibatan ini adalah bentuk kontribusi akademik yang tidak hanya membangun internal kampus, tetapi juga mempengaruhi arah pengembangan keilmuan BKI secara nasional. Forum ini juga sangat penting untuk menyatukan arah pengembangan Prodi BKI. Kami di ISTAZ siap menjadi bagian dari gerakan peningkatan mutu pendidikan, terutama dalam menyusun CPL dan bahan kajian yang relevan dengan realitas masyarakat. Adapun tiga rumusan penting dari Mukernas ini akan segera diimplementasikan diantaranya, Mata kuliah kesepakatan PABKI, sebagai standar bersama antarprodi, CPL nasional Prodi BKI, yang akan menjadi acuan akreditasi dan pengembangan pembelajaran, serta dan Bahan kajian pokok, yang mendukung implementasi kurikulum berbasis OBE. Dengan hasil tersebut, ISTAZ memiliki penguatan terhadap kurikulum internal Prodi BKI, serta meningkatkan kapasitas dosen dalam menerapkan pendekatan OBE secara sistematis. (Syifa)

